Masyarakat Lokal yang Berdaya Tunjang Pelestarian Situs Budaya

Jakarta — Pengelolaan situs warisan budaya harus dilakukan secara komprehensif oleh pemerintah dengan dibantu masyarakat lokal. Pasalnya, melestarikan situs budaya warisan dunia tidak hanya dengan melindungi keseimbangan ekologi saja, tapi juga nilai-nilai universal yang luar biasa yg terdapat didalamnya. “Pengelolaan yang berkelanjutan akan menjaga identitas dan ciri khas situs budaya, serta menjaga kehidupan sosial masyarakatnya,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk UNESCO, Carmadi Machbub, yang disampaikan dalam seminar “Warisan Dunia dan Pembangunan Berkelanjutan”, di Jakarta, Rabu (26/09). Seminar ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO dan World Heritage Convention.

Carmadi mengatakan, partisipasi masyarakat lokal sangat diperlukan agar mereka ikut berkontribusi dan bertanggung jawab dalam penanganan dan pelestarian situs warisan budaya. “Mereka berkepentingan untuk bisa hidup secara wajar dan ikut bertanggung jawab terhadap situs-situs tersebut,” katanya.

Carmadi mengusulkan, agar pemerintah membentuk suatu Komite Bersama untuk pengelolaan situs yang telah masuk pada daftar warisan dunia. Komite bersama ini, jelas Carmadi, melibatkan pihak pemerintah, ahli pelestarian, dan masyarakat setempat.

Sebagai contoh, di Taman Nasional Gunung Leuser, masyarakatnya dikenalkan dengan istilah eco tourism. Yaitu dengan melestarikan taman nasional ini, masyarakat memperoleh penghidupannya.

Contoh lain adalah dalam pelestarian candi Borobudur. Tahun 2010, akibat letusan gunung Merapi candi Borobudur tertutup abu vulkanik setebal lima centimeter. Untuk membersihkan abu tersebut, tidak hanya petugas dari pemerintahan saja yang melakukannya. Masyarakat sekitar juga mengambil peran penting, dan dibuktikan dengan setidaknya ada 600 orang yang bergotong royong membersihkannya selama satu tahun.

Selanjutnya, hasil seminar ini akan direkomendasikan kepada pihak terkait untuk mengkoordinasikan program pembangunan berkelanjutan untuk melindungi warisan dunia. Dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar situs ini juga akan meningkatkan peran kelompok kerja warisan dunia melalui penguatan kelembagaan dan penyusunan program kerja yang bersinergi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah desa dan masyarakat. (AR)

mex



Anda dapat mengikuti respon dengan mentaut RSS 2.0 feed.
Anda dapat meninggalkan komentar, atau membuat umpan balik trackback dari situs anda.

Masukkan Komentar Anda


Meninggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat menggunakan tag: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>